Cara menyembuhkan Infeksi Saluran Kemih dengan Propolis

Monday, December 01, 2014

Cara menyembuhkan Infeksi Saluran Kemih dengan Propolis

Infeksi Saluran Kemih sembuh dengan Melia Propolis

Cara menyembuhkan Infeksi Saluran Kemih dengan Propolis
Cara menyembuhkan Infeksi Saluran Kemih dengan Propolis 
   Infeksi Saluran Kemih merupakan infeksi yang melibatkan ureter, ginjal, buli-buli, dan uretra. Infeksi yang disingkat menjadi ISK ini merupakan istilah untuk menunjukkan adanya keberadaan mikroorganisme atau MO di dalam urin. 

Bakteriuria bermakna atau significant bacteriuria menunjukkan pertumbuhan mikroorganisme murninya melebihi 105 colony forming unit atau disebut cfu/ml pada pembiakan urin. Bakteriuria bermakna yang tanpa presentasi klinis ISK disebut dengan bakteriruria asimtomatik. 

Sedangkan bakteriuria bermakna yang disertai dengan presentasi klinis ISK disebut dengan bakteriuria bermakna asimtomatik. Dalam beberapa kasus ditemukan pasien tanpa bakteriuria bermakna dengan presentasi klinis infeksi saluran kemih.

Pengelompokan Infeksi Saluran Kemih atau ISK

Pengelompokannya didasarkan pada lokasi terjadinya infeksi saluran kemih tersebut. Namun, karena satu lokasi dengan lokasi lain yang berhubungan maka sering ditemukan dua infeksi sekaligus di lokasi yang berbeda. 

Pengelompokan diagnosis ISK dengan Genitilia Pria dibagi menjadi infeksi saluran kemih non komplikata akut pada wanita, infeksi saluran kemih komplikata, pielonefritis non komplikata akut, infeksi saluran kemih rekurens, bakteriuria asimtomatik, urosepsis dan uretritis. 

PNA atau yang disebut pielonefritis akut merupakan proses inflasi parenkim ginjal dengan infeksi bakteri sebagai penyebabnya. PNK atau pielonefritis kronis terjadi akibat lanjutan dari infeksi sejak masa kecil atau infeksi bakteri yang berkepanjangan.

Bakteriuria kronik sering disertai dengan adanya pembuntukan jaringan ikat parenkin ginjal yang ditandai dengan adanya pielonefritis kronik yang spesifik. Infeksi saluran kemih dinyatakan dengan ISK uncomplicated dan ISK complicated. ISK simple atau ISK uncomplicated merupakan infeksi yang terjadi pada tubuh insan sehat dan tidak menyebar ke pada tempat tubuh lain. 

ISK jenis ini biasanya sembuh dengan sepurna sesuai dengan pemberian obat secara teratur. Sedangkan ISK complicated merupakan infeksi yang disebabkan oleh adanya kelainan anatomis di bagian saluran kemih yang menyebar ke bagian tubuh lainnya. Hal ini bersifat resisten terhadap obat. ISK complicated ini berlawanan dengan ISK uncomplicated karena lebih sulit untuk diobati.

Epidemologi Infeksi Saluran Kemih

Banyak faktor yang mempengaruhi infeksi saluran kemih. Misalnya saja faktor gender, usia, faktor predisposisi yang menyebabkan adanya perubahan struktur pada saluran kemih yang termasuk ginjal, serta faktor prevalensi bakteriuria. Selama masa usia dari beberapa bulan hingga lebih dari 65 tahun, seorang perempuan lebih cenderung menderita infeksi saluran kemih dibandingkan dengan laki-laki. 

Pada perempuan lebih sering ditemukannya prevalensi bakteriuria asimtomatik ketimbang pada laki-laki. Dari periode selama sekolah hingga periode aktif secara seksual, prevalensi akan meningkat dari 1% menjadi 5%. Bila disertai dengan beberapa faktor predisposisi seperti obstruksi saluran kemih, litiasis, penyakit ginjal polikistik, diabetes melitus pasca transplantasi ginjal, nekrosis papilar, penyakit sickle-cell, nefropati analgesik, kehamilan, senggama dan peserta KB dengan table progesterone, serta kateterisasi yang terjadi baik pada laki-laki maupun perempuan, prevalensi infeksi asimtomatik tersebut akan meningkat dan mencapai 30%.

MANFAAT PROPOLIS UNTUK PENYAKIT INFEKSI SALURAN KEMIH

Q.S AN-NAHL 69
          ".....dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi Manusia. Sesungguhnya pada demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan"

ROY KUPINSEL ,MD (MAITLAND FLORIDA)
       Propolis sebagai anti biotik alami yang mampu melawan berbagai penyakit tanpa EFEK SAMPING

JOHN DIAMOND ,MD (MAITLAND FLORIDA)
Propolis mampu mengaktifkan kelenjar thymus yang berfungsi sebagai sistem imunitas tubuh

PROF. ARNOLD BECKET
Propolis mampu MENYEMBUHKAN berbagai macam penyakit yang disebabkan VIRUS, BAKTERI, dan JAMUR

MAJALAH ANTI BIOTIK "VP KIVALKINA"
Propolis sangat efektif untuk infeksi tanpa batas KADALUARSA

UNIVERSITY OF COLUMBIA
Propolis dapat membantu sistem kekebalan tubuh pada manusia dan juga sangat efektif melawan infeksi, serta menemukan suatu ZAT ANTI KANKER

Karena manfaat MELIA PROPOLIS dapat MENGOBATI SEGALA PENYAKIT, SEBAGAI ANTIBIOTIK ALAMI TANPA EFEK SAMPING, MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH, MENYEMBUHKAN penyakit dari VIRUS, BAKTERI, JAMUR, dan SANGAT EFEKTIF MELAWAN INFEKSI  sehingga PENDERITA INFEKSI SALURAN KEMIH dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi MELIA PROPOLIS secara RUTIN.


Cara Pakai Propolis Untuk Mengobati PENYAKIT INFEKSI SALURAN KEMIH :
  •  Diminum 6 x 10 tetes / hari * ( dalam 1/4 gelas air / diminum langsung)
note: MELIA PROPOLIS dapat dikonsumsi dengan obat dokter, tetapi dengan jangka minum 1/2 jam setelah meminum obat dokter

MELIA PROPOLIS LEBIH BAIK DIMINUM DENGAN MADU
tidak masalah jika dicampur dengan minuman lain selain minuman beralcoholsoda, dan kopi (KARENA ZAT CAPE YANG BERADA DALAM MINUMAN TERSEBUT DAPAT BEREAKSI DENGAN PROPOLIS, SEHINGGA MENURUNKAN ANTI OKSIDAN DALAM KANDUNGAN PROPOLIS)

Mengkonsumsi melia propolis TIDAK ADA EFEK SAMPING, justru yang akan terjadi adalah DETOKSIFIKASI (proses pengeluaran racun dari dalam TUBUH)

Detoksifikasi yang Ditimbulkan penderita PENYAKIT INFEKSI SALURAN KEMIH adalah :
SAKIT PADA BAGIAN PERUT, SAKIT BUANG AIR KECIL, SUSAH BUANG AIR KECIL, KENCING DARAH, PANAS DINGIN, dll

*proses ini tidak akan berlangsung selamanya, itu tanda PRODUK sedang BEKERJA, jika sudah tidak tampak penyakit yang ditimbulkan, maka PENDERITA tidak akan mengalami HAL TERSEBUT KEMBALI



Untuk PEMESANAN dan KONSULTASI:

CONTACT US


No comments

Post a Comment

Copyright © 2014 - ProdukMelia All Right Reserved
Disclaimer | Privacy Policy